Thursday, 27 July 2017

Novel: Tidak Kuduga Cintamu Prolog

Hello, readers! This is my second novel. I'm working on it. So, enjoy the prologue first...



PROLOG


HUJAN lebat membasahi bumi. Dia masih berjalan sambil membawa bagasi besar berwarna coklat gelap. Air hujan yang mencurah mengenai wajahnya tidak diendahkan. Kakinya tetap melangkah menuju ke suatu tempat. Rambutnya yang panjang dan hitam gelap itu disebakkan ke belakang. Tubuhnya basah kuyup. Dia menggigil.





Dia kelihatan masih bingung. Tiada arah tujuan. Tempat tersebut amat asing baginya. Bibirnya diketap. Air mata juga kelihatan perlahan-lahan menuruni lekuk pipinya. Kepalanya didongakkan. Memandang ke langit. Mengharap ada keajaiban yang bakal berlaku. 

0 comments:

Post a Comment